4. Tari Ketuk Tilu
Baca Juga:
Jasad Aam Amelia Ditemukan di Sumur, Petugas Harus Tangkap Kobra Sebelum Evakuasi
Tari Ketuk Tilu menjadi tarian Jawa Barat berikutnya. Tarian ini dipentaskan dalam berbagai acara, seperti pernikahan, hiburan penutup acara, dan sebagainya.
Tari Ketuk Tilu awalnya merupakan tarian untuk upacara adat menyambut musim panen. Tarian ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada dewi padi dalam kepercayaan masyarakat Sunda, yaitu Dewi Sriwedari.
Di masa lampau, Tari Ketuk Tilu dipentaskan pada malam hari. Seorang gadis akan diarak ke tempat yang luas dengan diiringi bunyi-bunyian dari alat musik tradisional.
Baca Juga:
Rusia Balik Mengancam, Putin Siap Sita Kapal Negara-negara Eropa
Namun saat ini Tari Ketuk Tilu sudah menjadi hiburan masyarakat luas. Adapun Ketuk Tilu sendiri diambil dari alat musik pengiring yang mengeluarkan tiga suara, yaitu rebab, kendang, dan kulanter.
5. Tari Merak