Gerakan Tari Jaipong di antaranya adalah Bukaan untuk mengawali tarian, Pencukan yaitu gerakan bertempo cepat, Ngala yaitu gerakan patah-patah, lalu Mincid yaitu gerakan perpindahan dari satu gerak ke gerak lain.
Tari Jaipong umumnya dipentaskan dalam durasi 5-8 menit. Namun demikian, idak ada patokan durasi bagi para penari dalam memantaskan tarian ini.
Baca Juga:
Jasad Aam Amelia Ditemukan di Sumur, Petugas Harus Tangkap Kobra Sebelum Evakuasi
2. Tari Topeng Kuncaran
Tarian Jawa Barat berikutnya adalah Tari Topeng Kuncaran. Tari ini dipentaskan para penari yang menggunakan topeng pada bagian wajah mereka.
Baca Juga:
Rusia Balik Mengancam, Putin Siap Sita Kapal Negara-negara Eropa
Tari Topeng Kuncaran sangat kental dengan kebudayaan Sunda. Tari ini menjadi salah satu daya tarik kesenian di daerah Jawa Barat.
Tari Topeng Kuncaran bercerita tentang dendam seorang raja kepada seorang putri. Dendam itu bermula dari penolakan cinta raja yang diutarakan kepada sang putri.
Para penari Topeng Kuncaran umumnya mengenakan topeng dengan beragam ekspresi. Topeng menjadi aksesoris utama dalam tarian ini.