Saat itu, ia mendapatkan pesanan untuk mengantarkan makanan ke kawasan Jadimulya.
Setibanya di lokasi tujuan, Asep lalu menghubungi pelanggan.
Baca Juga:
Sepanjang Libur Lebaran Idulfitri, Pemkab Angkut 8.126 Ton Sampah dari Pulau Harapan
Namun, ia malah dimarahi oleh pelanggan tersebut.
"Saya sudah sampai di titik yang pelanggan kirim. Saya langsung kabarkan ke pelanggan."
"Seketika, pelanggan balas chat dengan kata kasar, lalu nelepon marah-marah. Saya kaget dan diam saja," ungkapnya kepada Kompas.com.
Baca Juga:
Belanja Pakai Uang Palsu, Wanita di Kawasan Kemang Jaksel Diciduk Polisi
Setelah itu, pelanggan meminta Asep untuk bertanya kepada warga.
Akan tetapi, ia malah kembali mendapatkan kata-kata kasar dari pelanggan itu.
Asep pun mengaku bingung lantaran terus dimarahi oleh pelanggan.