Saat itu, ia mendapatkan pesanan untuk mengantarkan makanan ke kawasan Jadimulya.
Setibanya di lokasi tujuan, Asep lalu menghubungi pelanggan.
Baca Juga:
ESDM dan Nusantara Regas Sepakati Sewa BMN Hulu Migas, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Namun, ia malah dimarahi oleh pelanggan tersebut.
"Saya sudah sampai di titik yang pelanggan kirim. Saya langsung kabarkan ke pelanggan."
"Seketika, pelanggan balas chat dengan kata kasar, lalu nelepon marah-marah. Saya kaget dan diam saja," ungkapnya kepada Kompas.com.
Baca Juga:
Wamenkes Tegaskan RS dan Puskesmas Tetap Buka Meski Ada WFH
Setelah itu, pelanggan meminta Asep untuk bertanya kepada warga.
Akan tetapi, ia malah kembali mendapatkan kata-kata kasar dari pelanggan itu.
Asep pun mengaku bingung lantaran terus dimarahi oleh pelanggan.