menuntut klarifikasi pelanggan yang berkata kasar terhadap rekannya.
Pernyataan kasar itu, kata dia, telah menyinggung banyak perasaan pengemudi ojol di Cirebon dan sekitarnya.
Baca Juga:
ESDM dan Nusantara Regas Sepakati Sewa BMN Hulu Migas, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
"Awalnya, rekan kami sudah mengantarkan pesanan sesuai aplikasi."
"Saat rekan kami memberi tahu sudah sampai, pelanggan marah karena terlewat beberapa rumah."
"Dia menyampaikan dengan kata-kata kasar," kata Iswanto kepada Kompas.com melalui pesan singkat.
Baca Juga:
Wamenkes Tegaskan RS dan Puskesmas Tetap Buka Meski Ada WFH
Kronologi Kejadian
Sementara itu, pengemudi ojol yang mendapat perkataan kasar dari pelanggan bernama Ahmad Asep menceritkan kronologi kejadian yang dialaminya.
Dikatakannya, peristiwa itu bermula pada Minggu (30/1/2022) sekira pukul 12.14 WIB.