Dedi mengungkap kondisi keenam makam sendiri saat ini telah ditutup kembali oleh gundukan tanah sebagaimana kesepakatan bersama pihak keluarga. Pasalnya, dari keenam makam yang dibongkar tidak ada satu pun petinya yang dibongkar oleh para pelaku.
"Jadi karena petinya satu pun tidak ada yang terbuka maka atas kesepakatan bersama keluarga akhirnya makam itu ditutup kembali," katanya.
Baca Juga:
Kemenag Atur Penyesuaian Tugas ASN, WFO Selama 3 Hari Saat Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026
Ia memastikan penyelidikan akan dilakukan secara komprehensif.
"Jadi dugaan soal adanya motif perburuan harta benda dan lainnya, kami pastikan sejauh ini masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya. [jat]