WahanaNews-Jatinangor | Non-Fungible Token (NFT) yang dipopulerkan Sultan Gustaf Al Ghozali atau yang lebih dikenal sebagai Ghozali Everyday membuat keingintahuan publik meningkat.
Menurut Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Dr.rer.pol. Hamzah Ritchi, M.BIT., Ak., perkembangan NFT di Indonesia termasuk cepat seiring perkembangan industri tersebut di tingkat global.
Baca Juga:
PBB dan AS Resmikan Bantuan Kemanusiaan USD2 Miliar untuk Selamatkan Jutaan Nyawa
Hal ini dimungkinkan seiring makin terbuka dan meningkatnya pemahaman mengenai blockchain, perdagangan mata uang kripto, serta infrastruktur teknologi yang makin menunjang.
“Jika dilihat dari pertama kalinya transaksi NFT dikenalkan oleh artis digital Kevin McCoy ada 2014, perkembangan NFT Indonesia pada 2021 termasuk cepat,” ungkap Ritchi kepada media.
Kendati cepat, masyarakat Indonesia masih berada dalam tahap awal perkenalan.
Baca Juga:
Arne Slot Soroti Adaptasi Pemain Baru Jelang Liverpool vs Leeds di Anfield
Eksplorasi atas industri ini masih terus dilakukan.
Pasca larisnya tokenisasi swafoto Ghozali Everyday, eksperimen atas penjualan di Open Sea terus dilakukan.