Adapun instalasi GI 150kV THK 2x60 MVA ini berada di Kawasan Industri milik PT Daya Kencanasia, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.
Sedangkan SUTT 150 kV Deltamas – THK membentang dari Desa Sukamukti (kec. Bojongmangu Kab. Bekasi) – Ds. Nagasari (kec Serang Baru Kab. Bekasi) – Ds. Sukamahi (kec. Cikarang Pusat Kab. Bekasi) – Ds. Pasiranji (kec. Cikarang Pusat Kab. Bekasi) – Desa Wanajaya (kec. Telukjambe Barat Kab. Karawang), sepanjang 17.51 kms.
Baca Juga:
Menkomdigi Ungkap iPhone 16 Telah Kantongi Sertifikasi, Kapan Mulai Dijual di RI?
Sementara instalasi GI 150 kV Deltamas berada di kawasan industri Greenland International Industrial Center - Kota Deltamas, Bekasi.
Lebih lanjut, Djarot menyampaikan proyek transmisi yang bernilai investasi sebesar Rp169.700.439.967 dan proyek GI senilai Rp187.960.582.268 ini memiliki porsi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 89,51 persen.
Dirinya menyebutkan bahwa proyek ini mampu menyerap tenaga kerja hingga 257 orang serta melibatkan peran dan dukungan sinergi yang baik antar unit PLN, mitra kerja, stakeholders, serta masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Kemenperin: 20 Produk Apple Sudah Kantongi Sertifikat TKDN
“Kami ucapkan terima kasih atas kerja keras para pejuang kelistrikan serta peran seluruh pihak yang terlibat. Harapan yang besar dengan keberhasilan ini bisa memperkuat keandalan sistem kelistrikan sehingga bisa menciptakan listrik yang andal untuk kehidupan yang lebih baik”, imbuhnya.
Keberhasilan energize proyek ini merupakan salah satu wujud dedikasi PLN dalam menyediakan pasokan dan keandalan listrik bagi masyarakat. Ke depannya, PLN akan terus bergerak menghadirkan energi listrik berkualitas untuk menerangi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.[zbr]