Jabar.WahanaNews.co | Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal menyesuaikan segala peraturan terkait penghapusan tenaga honorer yang akan dimulai tahun 2023.
Diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) berencana menghapus tenaga honorer.
Baca Juga:
Sebanyak 587 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Raja Ampat Mengikuti Orientasi Nilai dan Etika
Selanjutnya, status pegawai pemerintah mulai tahun depan nanti yang ada dua jenis, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan, Pemkot Bandung akan mengikuti segala peraturan jika memang telah diputuskan oleh pemerintah pusat.
"Kami taat azas. Termasuk kemarin ada soal penyetaraan, kami lihat perkembangan seperti apa," kata Yana melalui keterangan resminya dikutip, Senin (24/1).
Baca Juga:
Kemendikbudristek Buka 419 Ribu Formasi PPPK Guru di 2024
Kendati demikian, Yana mengaku belum mengetahui secara detail tentang rencana tersebut.
Namun saat ini, pelaksanaan tugas baik ASN mau pun tenaga honorer tetap berjalan.
"Mungkin nanti jika dihapus menjadi apa, kami belum tahu. Kelihatannya Kemenpan RB menyampaikan tidak ada lagi rekrutmen CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) semua ke PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)," jelasnya.