Tito menjelaskan, salah satu aspek menonjol dari lulusan IPDN ini terlihat dari disiplin atau militansi. Tak hanya itu, para lulusan IPDN juga dibekali loyalitas tinggi dan paham tentang pelaksanaan tugas di bidang pemerintahan.
"Untuk itulah, beberapa saat yang lalu Saya bertemu dengan Bapak Presiden, Saya memohon kepada Beliau untuk dapat melantik 1.062 praja IPDN dan Beliau menyambut antusias. Jadi mohon didoakan saja semoga tidak ada halangan, Beliau dapat melantik langsung praja IPDN entah itu di Istana ataupun mungkin di Kampus IPDN Jatinangor, untuk tanggal pastinya mohon didoakan saja sesegera mungkin," paparnya.
Baca Juga:
Raih Gelar Doktor Cumlaude, Wali Kota Jakbar Iin Mutmainnah Angkat Isu AI untuk Penanggulangan Kemiskinan
Mendagri juga kembali mengecek kesiapan IPDN dalam gelaran besar IPDN yakni wisuda dan pengukuhan, salah satunya dengan memanggil 10 besar lulusan terbaik program studi Diploma IV IPDN.
"Saya kagum sekali dengan IPDN, karena terlihat dari kesepuluh lulusan terbaiknya semuanya berasal dari keluarga middle class yang berarti perekrutan IPDN ini benar-benar murni berdasarkan daya saing kemampuan peserta didiknya," kata dia.
Sementara itu, Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi., M.Si pada kesempatan ini juga menanggapi terkait proses Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2026.
Baca Juga:
Edarkan Vape Kandungan Narkotika, Polisi Tangkap Oknum ASN Pemprov Sumut
"Kami masih menunggu keputusan MenpanRB tentang jumlah kuota penerimaan calon praja IPDN. Semoga saja hari jumat ini ada keputusan terkait kuota calon praja IPDN Tahun 2026, karena sudah banyak sekali masyarakat yang menunggu dan antusias atas penerimaan calon praja IPDN. Jadi harap bersabar, jika sudah ada keputusan dari MenpanRb akan segera kami infokan," tandasnya.
[Redaktur: Mega Puspita]