JABAR.WAHANANEWS.CO — Bersiap memasuki dunia birokrasi modern, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A, Ph.D berikan pembekalan kepada praja utama angkatan XXXIII calon wisudawan Tahun 2026 di Gedung Balairung Rudini IPDN Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang Jawa Barat.
Mendagri menegaskan agar para praja utama ini bisa menjadi ASN yang memiliki value yang kredibel.
Baca Juga:
Raih Gelar Doktor Cumlaude, Wali Kota Jakbar Iin Mutmainnah Angkat Isu AI untuk Penanggulangan Kemiskinan
"Negara yang berhasil untuk tetap bertahan 300 tahun mendatang itu salah satunya adalah negara yang memiliki human capital yang baik. Cara mendapatkan SDM yang baik di Indonesia adalah dengan memperbaiki Aparatur Sipil Negaranya," kata Tito dalam siaran pers IPDN, Kamis (23/7/2026).
Menurut Tito, ASN yang baik adalah ASN yang dapat menjadi agent of change dalam masyarakat dan lulusan IPDN ini diharapkan mampu menjadi agent of change itu.
Untuk itulah pada kesempatan ini, Mendagri membakar semangat para praja yang sebentar lagi akan lulus menempuh pendidikan di IPDN ini untuk menguasai 5 kemampuan dasar yang harus dimiliki ASN.
Baca Juga:
Edarkan Vape Kandungan Narkotika, Polisi Tangkap Oknum ASN Pemprov Sumut
"Kalian harus menguasai dasar ilmu pengetahuan tentang pemerintahan, penguasaan kompetensi teknis pemerintahan, pemahaman dinamika lingkungan strategis, penguasaan informasi dan teknologi serta dapat berpikir kritis, adaptif, inovatif, produktif serta kompetitif," katanya.
Mendagri juga menyampaikan rasa bangganya kepada IPDN, sebagai sekolah kedinasan terbesar di Indonesia.
"Saya bangga pada IPDN, karena telah terbukti menghasilkan alumni-alumni yang siap bekerja. Buktinya banyak sekali Kepala Daerah yang sudah request lulusan IPDN tahun ini untuk ditempatkan di kantornya," katanya.