"Saya harap Pamong Praja Muda ini dapat membantu proses tersebut, sehingga nantinya tercipta iklim Pilkada yang baik dan melahirkan pemimpin daerah yang berkualitas," katanya.
Ma'ruf Amin juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Rektor IPDN, Prof. Dr. Drs. H. Hadi Prabowo., M.M dan seluruh civitas akademika IPDN yang berhasil mempertahankan kualitas pendidikan di tengah tantangan dan birokrasi yang dinamis.
Baca Juga:
Satgas Pemulihan Pasca Bencana Aceh Dari IPDN-Kemendagri Berhasil Perbaiki Sistem dan Bantu Warga
Rektor IPDN yang diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Yudi Rusfiana, S.IP., M.Si mengatakan bahwa Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXI diberi nama “LC PRATISTA” yang artinya pamong praja yang telah berhasil melawan covid (LC), sedang pratista sendiri merupakan singkatan dari kata praja tiga satu.
"Mereka ini merupakan pamong praja yang lengkap, yang telah bermodalkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta disiplin, dengan 3 point tersebut diharapkan mereka menjadi pelayanan masyarakat yang baik, prima, disiplin dan humanis," ujarnya.
IPDN menurutnya tidak akan kalah dengan lulusan lain apalagi sekarang sudah dibekali dengan ilmu-ilmu terkait teknologi dan sebagainya.
Baca Juga:
Sekda Sumedang Sambut Wakil Rektor IPDN, Monitoring Magang Tingkat III Praja di Command Center IPP
"Saya bangga dan terharu, mereka praja yang tangguh sudah berhasil melawan covid, sehingga modal kedisiplinan, pengetahuan, teknologi sangat baik. Harapan kami, semoga mereka dapat menjadi birokrat yang profesional, unggul, tangguh dan berdaya saing," katanya.
Sebagai informasi, pada pelantikan pamong praja muda tahun ini, purna praja bernama Saddam Al-Yasri Firstya, S.Tr.I.P asal pendaftaran Provinsi Lampung berhasil menjadi lulusan terbaik dan diberi penghargaan Kartika Astha Brata.
Sedangkan 9 orang lainnya diberikan penghargaan Kartika Sapta Abdi Praja I sebagai lulusan terbaik Sarjana Terapan di program studi masing-masing.