Warga mengaku, ditodong untuk membelanjakan uang bansos sebesar Rp 200 ribu untuk satu paket sembako di agen warung. "Tadi pagi ditodong katanya harus belanja paket sembako Rp 200 ribu, dua paket. Jadi nerima (bansos) nya cuman Rp 200 ribu," kata Herman (32) pada Minggu (27/2) lalu.
Herman menceritakan, awal mulanya ibu Herman mendapatkan undangan sebagai penerima bansos BPNT dari RT setempat pada Kamis (24/2). Kemudian pada hari pembagian bansos, ibunya mendapatkan pesan melalui WhatsApp harus membelanjakan uang tersebut di agen warung.
Baca Juga:
Lisa Mariana Bongkar Dugaan Baru, Kisruh Perselingkuhan Ridwan Kamil Memanas
Bahkan, kata dia, pemilik warung sudah menyiapkan nota yang harus ditandatangani warga sebelum bansos itu dibagikan.
"(Ditodongnya) pas tadi sebelum (bansos dibagikan) sama si warungnya itu harus dibelanjain dua paket jadi nerimanya cuman Rp 200 ribu. Kan emang ibu-ibu mungkin ada sebagian yang tahu aturannya bisa belanja di mana saja," ujarnya. [kaf]