Pada pelaksanaan kegiatan ini semua biaya analisis, pengujian umur simpan, desain kemasan, dan sosialisasi didanai seluruhnya oleh Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia.
Kegiatan analisis standar mutu, dan umur simpan, telah selesai kami lakukan, dan telah diserahkan kepada mitra UMKM dalam bentuk Sertifikat Analisis (Certificate of Analysis, COA) pada Bulan Desember 2021 lalu yang berlangsung di masing-masing lokasi UMKM.
Baca Juga:
MTsN Dairi Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah TP 2026/2027
Pada kesempatan ini juga kami sambut dengan oleh Camat Pondoksalam Bapak Heru Agus Riyanto, S.STP, M.Si.. Beliau menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat ini yang seharusnya dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya untuk meningkatkan kualitas produk pangan UMKM di wilayah kecamatan Pondoksalam, sehingga kedepannya produk UMKM Kecamatan Pondoksalam dapat bersaing dengan produk yang beredar saat ini.
Selain itu, beliau juga berharap kedepannya akan lebih banyak lagi program pengabdian masyarakat yang dijalankan oleh Dosen STFI di wilayah Pondoksalam. Pada kesempatan ini, kami juga berdiskusi dengan mitra UMKM, terkait hasil pengujian yang telah dilaksanakan.
Secara keseluruhan produk UMKM ini telah memenuhi kriteria persyaratan mutu SNI untuk setiap produk. Hal ini menunjukkan bahwa produk UMKM ini sebenarnya dapat bersaing secara kualitas dan keamanan pangan.
Baca Juga:
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Biaya Angkut Jadi Lebih Murah, Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal
Selain itu berdasarkan hasil uji umur simpan maka dapat dicantumkan tanggal kadaluarsa pada kemasan produk. Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat menambah nilai produk, meningkatkan kepercayaan konsumen, sehingga meningkatkan komersialisasi produk.
[kaf]