“Laporan warga diterima Pemerintah Desa (Hegarmanah) dan Relawan Bencana Jatinangor gabungan,” imbuh Dodi.
“Saya dibantu 3 orang dalam pencarian ular di selokan warga sampai akhirnya ular kita evakuasi, diamankan,” tambahnya.
Baca Juga:
Bupati Karo Bersama Dandim 0205/TK Lepas Launching Perdana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Ketika akan ditangkap proses evakuasi, ular bersembunyi tepat berada di gorong-gorong saluran air.
“Posisi ular di antara batu-batuan, atau kokocor (saluran air). Gorong-gorong di situ ada celah-celah yang sempit dan cukup untuk ular bersembunyi,” ucap Dodi.
Menurutnya, ular sepanjang 5 meter yang ditemukan di saluran air pemukiman warga tersebut berjenis Sanca Kembang.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri Bazar Ramadhan UMKM 2026, Sediakan Pangan Terjangkau bagi Masyarakat
“Kemungkinan biasa ke sana (gorong-gorong), dan sudah berkeliaran ke perkampungan warga,” ujar Dodi.
Proses evakuasi ular di Desa Hegarmanah itu membutuhkan waktu yang cukup lama.
“Atas permintaan warga, kami melakukan evakuasi dan rencananya ular itu akan diserahkan kepada yang berwenang,” katanya.