Banjir sendiri, kata Herry, diakibatkan oleh meluapnya sungai Cibeusi setelah hujan deras mengguyur kawasan Jatinangor dan sekitarnya.
"Banjir ini karena luapan sungai Cibeusi, sungai Cibeusi sendiri alirannya darimana-mana dari Sukasari dan Tanjngsari, sementara tadi sore hujan sangat deras," ujar Herry.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
Kapolsek jatinangor Kompol Aan Supriatna menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Saat ini TNI, Polisi, BPBD Sumedang dan warga berupaya mengevakuasi barang-barang dan menyedot air dengan pompa mesin yang masih merendam rumah warga," tuturnya.
Aan menyebutkan, banjir di kawasan Cipacing seperti ini baru pertama kali terjadi. Banjir disebabkan lantaran hujan deras juga terjadi di sekitaran Jatinangor.
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
"Ini karena hujan di sekitaran Jatinangor juga besar, jadi sungai di Cibeusi meluap seperti ini," kata Aan.
Pada pukul 20.30 WIB, kondisi air sudah tampak surut. Namun ada beberapa rumah warga masih yang terendam oleh genangan air. [rda]