Di Cigendel itu ada sebanyak 12 warung nasi.
Semua pemiliknya diminta mengosongkan warung-warung itu.
Baca Juga:
Menekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lampung Tembus Pasar Nasional dan Global
"Koordinasi dengan Perhutani dan instansi lainnya, semua pemilik warung diminta mengosongkan," kata
Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan saat diwawancarai wartawan, di lokasi.
Para pemilik kemudian mengerahkan pekerja untuk mengangkut barang-barang berharga dari dalam warung.
Selain perkakas elektronik, tampak juga alat masak dan tabung gas diangkut ke atas truk.
Baca Juga:
Dorong Mobilitas Hijau, SPKLU Signature ZORA Hadir dengan Teknologi AI dan Ultra Fast Charging
"Situasi begini dan cuaca juga masih ekstrem, takutnya timbul korban materil dan jiwa, kami mengimbau untuk dikosongkan," kata Danramil. [rda]