Perlu diketahui, asap solfatara merupakan gas yang berbahaya bagi makhluk hidup.
Muntahan asap solfatara di Gunung Tangkuban Parahu diketahui terjadi sejak siang hari hingga menjelang malam hari.
Baca Juga:
Lautan Biru di Jalan Asia Afrika, Mapag Persib Juara Disambut Antusias Ratusan Ribu Orang
Andiani mengatakan, asap yang terpantau itu berwarna putih dan disertai dengan gemuruh.
Sementara itu, pada Sabtu (12/2) kemarin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB) Jawa Barat menyatakan, pihaknya telah melakukan mitigasi sementara dengan mengevakuasi para wisatawan untuk turun dan menjauh dari kawah. [gab]