“Gunakan hak suara kalian, datang 14 Februari ke TPS (tempat pemungutan suara). Jika terjadi tekanan dan intimidasi lapor ke kami, biar pemilu bisa jurdil (jujur dan adil) dan orang bisa melihat apa yang dipikirkan, apa yang akan dikerjakan, sehingga saat memilih cukup independen dan yakin,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang hadir dalam kampanye akbar terbuka tersebut, juga turut memberikan orasi. Megawati menyemangati para pendukung untuk tetap berjuang memenangkan Ganjar-Mahfud, dan tidak takut dengan segala intimidasi.
Baca Juga:
Menko Yusril: Syarat Capres Tanpa Threshold Bakal Dibahas Lewat Revisi UU Pemilu
"Jangan takut akan intimidasi. Mari kita lawan dan tegakkan demokrasi di Negeri ini. Itulah yang diwariskan Bapak bangsa Sukarno," kata dia.
Megawati juga menyoroti berbagai kejadian tindak kekerasan, yang belakang terjadi di masa kampanye.
"Kita semua tahu, apa yang terjadi di Boyolali, dan di daerah lainnya. Siapa yang ada di belakang itu semua. Akan tetapi kita harus berani melawan penindasan tersebut," tuturnya.
Baca Juga:
Kemungkinannya 99% MK Akan Menolak Sengketa PHPU Terkait Pilpres 2024
Sebagai informasi, band legendaris Tanah Air Slank juga mendeklarasikan diri mendukung pasangan Ganjar-Mahfud di hadapan ribuan orang yang hadir pada kampanye akbar. Tak hanya itu, band yang digawangi Kaka, Bimbim, Ivanka, Ridho, dan Abdee menyanyikan lagu-lagu hits mereka. Bahkan sang vokalis, Kaka, mengajak Megawati berjoget bersama ketika menyanyikan lagu Orkes Sakit Hati.
[Redaktur: Mega Puspita]