Erwin menegaskan bahwa persoalan sampah menjadi prioritas utama dalam kepemimpinan Farhan-Erwin.
Untuk itu, Pemkot Bandung menerapkan tiga strategi utama, yakni penanganan, pengendalian, dan penormalan.
Baca Juga:
TPA Cipeucang Ditutup, Tangsel Rogoh Rp90 Juta per Hari untuk Buang Sampah ke Cileungsi
Erwin pun mengajak masyarakat lebih aktif dalam pengelolaan sampah sejak dari rumah, dengan memilah sampah dan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai.
"Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita kelola sampah dengan baik dan jadikan sebagai bagian dari ibadah," imbaunya.
Optimalisasi TPST dan Rumah Maggot
Baca Juga:
PLN Dukung Optimalisasi Pengelolaan Sampah Jakarta, Tambah Daya Listrik Jakarta Recycle Center hingga 555.000 VA
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudi Prayudi, menyampaikan bahwa peringatan HPSN 2025 ini diikuti 108 peserta, termasuk anak-anak dari komunitas Bocil (Bocah Cilik Cinta Lingkungan).
Hasil pemilahan sampah oleh peserta mencatat:
• Sampah organik: 50 kg