"Datang kesini sama temen-temen aku temen kuliah, seneng disini tuh kuahnya lebih kental. Baru pertama kali juga sih menyicipi seblak cobek ini beda dari yang lain," kata Bulan.
Sementara itu, pecinta makanan seblak tidak perlu merogoh kocek yang cukup banyak. Karena, harga dari kedai seblak kali ini sangat bersahabat terutama untuk kalangan mahasiswa.
Baca Juga:
Sambut Urbanisasi Pascamudik, Pemkot Bandung Siapkan Langkah Antisipatif
Menurut keterangan dari pemilik kedai Iis Susmiani, ia sengaja memilih cobek dari tanah liat untuk menggantikan mangkok dalam penyajiannya, hal ini dilakukan koki agar panasnya lebih awet serta memiliki keunikan lainnya.
"Awalnya memang pengen ada varian yang baru aja biar pengunjung tidak bosen aja gitu, kan seblak itu identik dengan kerupuk yah. Cuman kalo ini kan berbeda variannya juga banyak jadi pengunjung bisa pilih bebas sesuai selera biasanya kan pakai mangkok biasa kalo ini pakai cobek supaya beda," ucap Iis Sumiati.
Selain itu, dengan cita rasa seblak pedas gurih yang menggoda, seblak cobek di kedai ini banyak dikunjungi pelanggan ibu-ibu dan remaja perempuan. Untuk dapat menikmati seblak Winniez ini cukup merogoh kocek dari Rp. 15.000 hingga Rp. 20.000. [tsy]