WahanaNews-SUBANG | Siapa yang tidak kenal dengan makanan seblak? Makanan ringan dengan ciri khas kerupuk basah tersebut menjadi makanan favorit terutama bagi warga Jawa Barat.
Di Kabupaten Subang, Jawa Barat, terdapat sebuah kedai yang menawarkan sensasi kuliner seblak berbeda dari yang biasanya.
Baca Juga:
Sambut Urbanisasi Pascamudik, Pemkot Bandung Siapkan Langkah Antisipatif
Pasalnya, di kedai seblak bernama Winniez yang berada lebih tepatnya di depan perkantoran Pemkab Subang tersebut menyajikan seblak dengan disajikan menggunakan cobek.
Para pengunjung yang gemar kuliner bercita rasa pedas dan gurih ini, kedai Winniez menyediakan bahan seblak dengan 65 varian toping diantaranya berupa sosis, cilok, basreng, otak-otak, kewtiau, tulang ayam, ceker ayam, kikil, telur puyuh, siomay, batagor serta masih banyak toping lainnya.
"Ini baru menarik baru nyobain seblak menggunakan cobek gitu, saya pesan toping makaroni, tulang, cumi, baso sama telur. Kita disini bebas milih sebelum dimasak sama koki," ujar Silvia Fitri pelanggan seblak cobek Winniez saat diwawancarai, kemarin.
Baca Juga:
Hujan Deras di Bogor Tumbangkan Pohon dan Timpa Kendaraan, Dua Orang Terluka
Selain itu, cita rasa pedas gurih tercipta, dari campuran bumbu seblak pilihan dengan aroma kencur khas dari seblak.
Kenikmatan seblak dengan menggunakan cobek pun juga dirasakan oleh salah satu pengunjung lainnya yakni Bulan. Bulan sendiri memang merupakan penggemar dari makanan seblak serta makanan pedas.
Bahkan kata Bulan, konsep dari kedai seblak Winniez tersebut terlihat seperti rumah makan prasmanan seperti di restoran-restoran makanan sunda.
"Datang kesini sama temen-temen aku temen kuliah, seneng disini tuh kuahnya lebih kental. Baru pertama kali juga sih menyicipi seblak cobek ini beda dari yang lain," kata Bulan.
Sementara itu, pecinta makanan seblak tidak perlu merogoh kocek yang cukup banyak. Karena, harga dari kedai seblak kali ini sangat bersahabat terutama untuk kalangan mahasiswa.
Menurut keterangan dari pemilik kedai Iis Susmiani, ia sengaja memilih cobek dari tanah liat untuk menggantikan mangkok dalam penyajiannya, hal ini dilakukan koki agar panasnya lebih awet serta memiliki keunikan lainnya.
"Awalnya memang pengen ada varian yang baru aja biar pengunjung tidak bosen aja gitu, kan seblak itu identik dengan kerupuk yah. Cuman kalo ini kan berbeda variannya juga banyak jadi pengunjung bisa pilih bebas sesuai selera biasanya kan pakai mangkok biasa kalo ini pakai cobek supaya beda," ucap Iis Sumiati.
Selain itu, dengan cita rasa seblak pedas gurih yang menggoda, seblak cobek di kedai ini banyak dikunjungi pelanggan ibu-ibu dan remaja perempuan. Untuk dapat menikmati seblak Winniez ini cukup merogoh kocek dari Rp. 15.000 hingga Rp. 20.000. [tsy]