Saat itu, Al kecil mengungkap kala itu ia ingin diasuh oleh sang ayah. Dengan alasan polosnya, Al memilih ikut sang ayah karena lebih dekat dan sering menemaninya ketika tidur.
"Bisa ngajarin sejarah, tidak terlalu memaksa kalau belajar, ya sudah jam segini terserah aku mau setop jam berapa," ujar Al.
Baca Juga:
Tanpa Perantara, Ahmad Dhani Bongkar Royalti Rp 50 Juta per Bulan dari Ari Lasso
Demikian pula jawaban El, ia memilih ikut ayahnya dan alasannya sama dengan Al. El menambahkan bahwa sang ayah sosok yang baik. Giliran Dul yang ditanya, Dul juga mengungkap hal serupa. Dul lebih pilih ikut Ahmad Dhani kala itu karena 'tidak memaksa belajar seperti Bunda (Maia)'.
Namun, maju ke akhir 2020, ketika ketiganya sudah beranjak dewasa, Al, El, dan Dul mengungkap sikap asli dan perjuangan Maia Estianty bertemu anak pasca berpisah dengan Ahmad Dhani. Jika mendengar pernyataan mereka soal Maia, justru tampak berbeda dengan yang dituduhkan.
Di akhir 2020 lalu, Al, El, dan Dul mengunggah video khusus untuk ibunda tercinta. Dalam video tersebut, Al, El, dan Dul mengungkap sikap Maia Estianty selama ini pada mereka.
Baca Juga:
Pernikahan Al Ghazali, Ahmad Dhani Ingin Maia dan Mulan Bersatu di Pelaminan
"Bunda itu seorang ibu yang baik, sangat caring pada anak-anaknya. Cuek tapi tegas. Dan selalu mengajarkan anak-anaknya untuk hal yang positif," kata Al.
Ada satu momen Al yang menurutnya tidak pernah ia lupakan seumur hidupnya, Bunda. Al saat itu berulang tahun di 2008. Al masih ingat kala itu hubungan Ahmad Dhani dan Maia Estianty begitu panas sampai Maia tidak boleh masuk ke rumah.
"Tapi kan Bunda kayak cowok, tomboy. Akhirnya Bunda memilih memanjat pagar, untuk ketemu anak-anak dan suprise-in aku dan itu enggak bawa kue cuma bawa korek doang. Jadi bukan tiup lilin tapi tiup korek. Di situ momen paling mengharukan dan bahagia juga,"