Kajian ini dilakukan oleh para peneliti di Brigham Young University.
Terungkap, kurang tidur menyebabkan remaja mengonsumsi lebih banyak karbohidrat, gula tambahan, dan minuman manis.
Baca Juga:
Pemerintah Siapkan Dua Skema Huntap, 914 KK di Bener Meriah Dapat Huntara Terlebih Dahulu
Hasil ini dibandingkan dengan remaja yang mendapatkan jumlah tidur yang tepat setiap malam.
Penulis utama studi, Dr Kara Duraccio beserta timnya menyimpulkan, remaja yang kurang tidur mengonsumsi makanan yang berpotensi meningkatkan gula darah mereka dengan cepat.
Tak hanya itu. Kurang tidur juga menyebabkan remaja hanya memakan sedikit buah dan sayuran daripada remaja yang tidur cukup.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan Misi Recovery Kelistrikan Aceh, 90 Personel Berhasil Pulihkan Ratusan Aset dan 441 Pelanggan
Menariknya, para peneliti melihat remaja yang kekurangan tidur ini tidak makan lebih banyak daripada teman-teman sebaya mereka.
Setiap kelompok remaja mengonsumsi jumlah kalori yang sama.
Bedanya, remaja yang kurang tidur lebih condong memilih makanan dengan kandungan gula tambahan yang tinggi.