WahanaNews-Jatinangor | Untuk membangun pertumbuhan wirausaha muda produktif di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) RI mengajak Universitas Padjadjaran untuk berkontribusi mendongkrak pertumbuhan wirausaha Indonesia hingga mendekati 4 persen di 2024.
“Sedianya jumlah wirausaha kita masih 3,6 persen. Artinya untuk mencapai 3,9 atau mendekati 4 persen di akhir tahun 2024, minimal butuh lahir 1.000 wirausaha aktif setiap tahun,” ungkap Sekretaris Kemenkop UKM RI Arif Rahman Hakim dalam kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman Kemenkop UKM RI dengan Unpad di Bumi Sangkuriang, Bandung, Jumat (14/1/2022).
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan Arif Rahman Hakim dengan Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Direktur Inovasi dan Korporasi Unpad Diana Sari, PhD.
Melalui kerja sama ini, Kemenkop UKM mendukung Unpad menjadi kampus wirausaha. Para lulusannya diharapkan dapat menjadi pengusaha yang membanggakan.
Apalagi, kata Arif, Unpad telah memiliki program inkubasi usaha rintisan yang berfokus pada usaha olahan hasil pertanian dan perikanan. “Ini menjadi potensi yang sangat baik ke depannya,” imbuhnya.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Selain mendongkrak pertumbuhan wirausaha, Kemenkop UKM juga meminta kontribusi Unpad dalam pengumpulan data koperasi dan UKM di 2022, hingga pengawalan pelaku usaha mikro dalam mendapatkan legalitas usaha.
Sementara itu, Rektor menjelaskan dalam mendukung peningkatan wirausaha muda, Unpad telah mengembangkan berbagai program. Mulai dari pengembangan kewirausahaan mahasiswa di kampus, pengembangan inkubator bisnis, serta pengembangan pendidikan melalui fasilitas teaching farm dan teaching factory.
Kendati demikian, mahasiswa seyogianya harus terus mendapat inspirasi untuk menjadi wirausaha baru dan pelaku koperasi. Karena itu, melalui kerja sama ini, Unpad mendorong kementerian dan pelaku usaha untuk hadir di kampus membagikan berbagai pengalaman baik kepada mahasiswa.