Selain di lokasi ini, terjadi pula bencana longsor yang sama di titik jalan berbeda. Untungnya dalam dua kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa.
"Jadi ketika longsor terjadi bertepatan dengan kendaraan elf tujuan Cikalong melintas, hingga nyaris tertimpa dan terdorong material longsor. Untungnya untuk korban jiwa tidak ada," jelas Sufian.
Baca Juga:
Banjir dan Longsor Terjang Manado: Dua Tewas, Ribuan Warga Terdampak
Kepala Desa Margaluyu Entang Sulaeman menuturkan jika longsoran tanah di sepanjang Jalan Salopa-Cikatomas ini sering terjadi. Selain karena hujan deras, kontur tanah yang berada di perbukitan dengan tebing curam jadi penyebabnya.
Ditambah lagi, lahan di atas tebing sudah nyaris gundul karena penebangan pohon karet.
"Sudah sering di jalur ini mah longsor terjadi, apalagi jika terus di guyur hujan. Sehingga pengendara yang melintas harus lebih waspada," jelas Entang.
Baca Juga:
Miris, Bayi 11 Bulan Tewas Tertimbun Longsor di Kota Bogor
Sebelumnya, lokasi tersebut juga pernah longsor bahkan ditinjau langsung Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.
Dirinya bersama pemerintah desa bahkan sempat membahas solusi ke depannya untuk mengerukan tanah yang berpotensi longsor. Akan tetapi karena berbenturan dengan kepemilikan tanah rata-rata milik masyarakat, maka upaya tersebut belum bisa dilakukan.[zbr]