"Jadi itu alami, musim kemarau dan air tidak mengalir terjadi ledakan plankton. Akhirnya terjadi kematian massal ikan, ini biasa," kata Wisnu.
Dia mengatakan ikan-ikan itu diduga sudah mati sejak dua hari yang lalu. Pihaknya pun membawa sampel ikan itu untuk diteliti di laboratorium.
Baca Juga:
Kasus Pagar Laut Bekasi Tuntas, PT TRPN Bayar Denda Rp2 Miliar
"Jadi itu ikan segar yang mati. Ini baru Kasus pertama di perairan umum, tapi kita bawa sampel beberapa untuk diteliti dan memastikan penyebab kematian ikan," ucap Wisnu. (JP)