JABAR.WAHANANEWS.CO — Libur Lebaran Idulfitri 1446 H menjadi momen lonjakan wisatawan di Kota Bandung, Jawa Barat.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memperkirakan jumlah wisatawan yang datang ke kota ini selama H+1 hingga H+7 Lebaran mencapai satu juta orang, dengan rata-rata kunjungan harian mencapai 150.000 hingga 200.000 orang.
Baca Juga:
Berikut 7 Tips Hemat Baterai Gadget untuk Perjalanan Jauh
Namun, lonjakan wisatawan juga berdampak pada peningkatan volume sampah. Hingga sebelum salat Idulfitri, Pemkot Bandung mencatat keberhasilan pengurangan sampah di titik-titik Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga 50 ton dibanding tahun sebelumnya.
Meski begitu, target pengosongan tempat pembuangan sementara (TPS) sebanyak 70% belum tercapai, dengan realisasi hanya sekitar 59,63%.
Untuk itu, Farhan mengimbau wisatawan agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan selama berwisata di Bandung.
Baca Juga:
Menjaga Stabilitas Keuangan Pasca-Lebaran: Waspadai Pinjaman Online!
"Saya ingin mengingatkan kepada para wisatawan, tolong bertanggung jawablah terhadap sampah Anda sendiri. Masukkan sampah ke dalam tempat sampah dan kalau bisa bawa pulang ke rumah masing-masing. Saat ini kami tidak punya cukup tenaga, waktu, dan kesempatan untuk mengurus sampah yang dibuang sembarangan," kata Farhan, dikutip Kamis (3/4/2025).
Ia juga menyoroti tingkat hunian hotel yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah, karena sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kami akan mengevaluasi kunjungan wisata setiap minggu. Target PAD dari sektor pariwisata harus tetap tercapai, meskipun ada penurunan jumlah wisatawan yang menginap di hotel," tuturnya.
Farhan berpesan kepada wisatawan agar tetap menjaga kenyamanan Kota Bandung.
"Kami siap menyambut Anda semua dengan senyuman. Jadi, jangan beri kami alasan untuk kesal karena perilaku tidak tertib selama berada di Bandung," harap Farhan.
[Redaktur: Mega Puspita]