“Sehingga pengguna yang dari Purwakarta, Karawang dan sekitarnya bisa dengan mudah menuju wilayah Jabodetabek. Sedangkan Cicalengka menjadi urutan kedua dikarenakan menjadi salah satu pemberhentian KA Commuter Line Garut, dan diurutan ketiga ada Stasiun Bandung yang dekat dengan tempat-tempat wisata dan pusat perbelanjaan di Bandung,” paparnya.
"Stasiun yang terintegrasi seperti Stasiun Cikarang memudahkan warga Jawa Barat menuju Jabodtabek, sedangkan Cicalengka dan Bandung berdekatan dengan tujuan wisata seperti di Bandung dekat jalan Braga, Stasiun Padalarang Situ Ciburuy, Stasiun Cimekar dengan Masjid Al-Jabbar Bandung, Stasiun Garut dengan pemandian Cipanas," sambung Joni Martinus.
Baca Juga:
KAI Layani 11,8 juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025
Para pengguna pun, lanjutnya, dapat memanfaatkan Commuter Line di Wilayah 2 Bandung ini untuk menuju destinasi wisata tersebut dengan harga tiket yang ekonomis dan bebas macet," imbuhnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan di area stasiun karena banyaknya pengguna musiman, KAI Commuter juga mengimbau pengguna Commuter Line di Wilayah 2 Bandung agar tidak perlu mengantri di loket stasiun untuk membeli tiket.
Untuk memudahkan dalam menggunakan perjalanan Commuter Line pemesanan tiket dapat menggunakan aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan.
Baca Juga:
Jumlah Penumpang Kereta Api Daop 1 Jakarta Tembus 738 Ribu di H-2 Lebaran
Joni mengingatkan, agar setiap pengguna Commuter Line selalu berhati-hati dalam menjaga barang bawaan, letakkan barang bawaan di atas rak bagasi dan pastikan selalu terpantau.
"Tetap waspada, jaga terus dan awasi barang bawaandan anak bagi pengguna Commuter Line yang membawa anak kecil saat di dalam kereta maupun di stasiun," pungkas Joni.
[Redaktur: Mega Puspita]