Jabar.WahanaNews.co - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat, hingga saat ini, ada 10 unit rumah terdampak akibat angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (21/2/2024).
"Ya jadi tercatat, ada kerusakan dari dampak angin kemarin ya. Itu ada di Kecamatan Cimanggung, Kampung Situbuntu, Desa Mangunarga, disana ada 10 unit rumah terdampak," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat kepada wahananews.co, dikutip Jumat (23/2/2024).
Baca Juga:
Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek, BMKG Keluarkan Status Siaga untuk 6 Wilayah
Hadi mengatakan bahwa, terdapat 48 jiwa dari 19 keluarga yang terdampak atas kejadian tersebut. Menurut Hadi, saat ini pihaknya sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan tindakan.
"Relawan bersama aparatur setempat pun bergotong royong membersihkan sisa puing-puing reruntuhan dan membantu menebang pohon yang menghalangi jalan," kata dia.
Sebelumnya, angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Rabu (21/2/2024) sore. Dalam video yang beredar, tampak putaran angin membuat atap pabrik Kahatex ikut terseret arus dan beterbangan di lanhit.
Baca Juga:
Hujan Lebat Picu Banjir di Jember, Karawang Masih Tergenang dan Karhutla Terjadi di Kalteng
Angin puting beliung ini disebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang. Gumpalan awan hitam melingkar bermula di atas kawasan Kahatex masuk wilayah Desa Cintamulya kecamatan Jatinangor.
Angin juga masuk ke pemukiman warga di Dusun Cipajaran, Cibungur, dan sebagian Desa Cisempur serta Jatimukti. Bahkan, dikabarkan salah satu masjid atapnya jebol sehingga air hujan masuk ke dalam masjid.
[Redaktur: Mega Puspita]