WahanaNews-Jatinangor | Ular sanca ditemukan warga Dusun Cikuda, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor sedang melata dari sebuah kolam ke saluran pembuangan air di Masjid, Rabu (16/2/2022).
Ular itu panjangnya sekitar 4 meter dan bobot 15 kilogram. Warga mengevakuasi ular itu secara mandiri dibantu sejumlah relawan.
Baca Juga:
10 Produk Ekspor RI ke AS yang Paling Terdampak Tarif Trump
"Kejadian heboh ular itu sekitar pukul 08.00, saya diberi tahu oleh anggota BPD (badan pemusyawaratan desa), saya segera ke lokasi," kata Dodi Setiadi, anggota Relawan Gabungan Jatinangor kepada wartawan di Jatinangor.
Dodi mengatakan ular tersebut diduga kuat bukanlah peliharaan. Namun berasal dari belakang kampung yang daerah berhutan bagian dari Gunung Geulis.
"Tidak sejinak sebagaimana ular peliharaan. Ini lebih agresif. Kemudian warga bercerita tentang ayam-ayam peliharaan yang sering hilang, mungkin dimangsa ular," ucap Dodi.
Baca Juga:
Asaki: TKDN dan Program 3 Juta Rumah Lindungi Pasar Keramik Domestik dari Tarif Trump
Dia turut serta bersama warga mengevakuasi ular yang terlanjur masuk ke dalam saluran air bertembok itu.
Alhasil, tembok yang melapisi saluran air itu dihancurkan menggunakan tatah.
"Kendala evakuasi itu ya lubangnya harus diperbesar dengan cara dibobok (diterobos). Sekitar dua jam evakuasi dari awal hingga selesai. Bagian yang ditatah panjangnya sekitar 1 meter," kata dia
Setelah ular dievakuasi dalam keadaan selamat, warga setempat akan menjual ular itu. Namun, Dodi memperingatkan bahwa ular liar tidak akan ada yang mau beli.
"Saya bilang kalaupun tidak laku, jangan dibunuh. Biar mereka menghubungi saya lagi, ular itu saya akan kasih ke pecinta reptil," katanya. [rda]