WahanaNews-Tasikmalaya | Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PPP Hj. Nurhayati mengadakan sosialisasi Program Pencegahan Penurunan Stunting di RM Sambel Hejo, Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya, Jumat (1/7/2022).
Sosialisasi dihadiri oleh para tokoh masyarakat juga para kader yang ada di Kecamatan Tamansari, kadis DPPKBP3A Kota Tasikmalaya Nunung Kartini, camat dan para Lurah Tamansari.
Baca Juga:
Pemkab Dairi Laporkan Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting
Menurut Nurhayati, dipilihnya Kota Tasikmalaya untuk sosialisasi sebagai langkah awal melakukan pencegahan dan ditindaklanjuti menjadi langkah nyata, seperti halnya pemberian nutrisi makanan bergizi selama beberapa bulan dalam pengawasan terhadap stunting akut.
"Stunting ini harus ditangani secara langsung. Karena stunting ini kekurangan asupan gizi, mempengaruhi pertumbuhan otak dan berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi dan berat badan,” ucap Nurhayati kepada WahanaNews.co.
Hal yang mempengaruhi penurunan stunting menurut, politisi PPP ini, di antaranya adalah faktor ekonomi, lingkungan sekitar dan pola asuh.
Baca Juga:
Tekan Angka Stunting, Pemkot Tangerang Tambah Rumah Sakit Rujukan
Maka dari itu dirinya sudah menyampaikan kepada pemerintah pusat untuk mengadopsi otifa yang merupakan program dalam upaya mengurangi kasus malnutrisi yang diluncurkan karena sangat berpengaruh terhadap stunting itu sendiri.
“Hampir 97 persen dari 200 anak yang kita tangani terbebas dari stunting. Dari kedisiplinan orang tua untuk stunting ini yang jadi masalah, dimana kita harus berikan makanan bernutrisi setiap harinya, namun dari pihak orang tua sendiri yang kurang disiplin dalam memberikannya,” pungkasnya. [tsy]